Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility Masjid Ahmadiyah Bekasi Didatangi Sekelompok Pria Bersorban - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

Masjid Ahmadiyah Bekasi Didatangi Sekelompok Pria Bersorban

Tanggal RilisMei 22, 2014KategoriBerita & LiputanBagikan


BEKASI,
 — Sekelompok pria bersorban mendatangi masjid milik jemaah Ahmadiyah, Masjid Al-Misbah, di Jalan Terusan Pangrango, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/5/2014). Mereka meminta jemaah masjid untuk menghentikan pengajian yang sedang dilakukan di masjid itu.

“Kami sedang melakukan pengajian biasa. Tiba-tiba datang orang-orang yang memakai sorban sambil berteriak ‘Allahu Akbar’ mendatangi masjid kami. Mereka meminta kami menghentikan aktivitas siang itu,” ujar pengurus Masjid Al-Misbah Deden Surjana kepada Kompas.com, Minggu (11/5/2014).

Menurut Deden, jumlah orang yang mendatangi masjid itu mencapai lebih dari 30 orang. Jemaah Ahmadiyah yang sedang melakukan kegiatan pengajian di masjid itu tidak dapat keluar. Deden menyebut aksi tersebut sebagai pengepungan. Sesaat setelah aksi tersebut dimulai, polisi serta warga datang untuk menengahi.

Segerombolan pria bersorban itu tetap meminta jemaah Ahmadiyah untuk menghentikan aktivitasnya. Jemaah pun tetap menolak. “Ini bukan sekadar kegiatan, kami sedang menjalankan perintah Tuhan,” ujar Deden.

Sampai saat ini, belum terkonfirmasi mengenai identitas segerombolan pria bersorban tersebut. Deden Surjana dalam akun Twitter-nya @dedensurjana sempat menulis bahwa yang mendatangi mereka adalah Front Pembela Islam (FPI). Akan tetapi, ketika dihubungi Kompas.com, Deden meralatnya dan mengatakan bahwa dirinya tidak tahu ormas apa yang menaungi segerombolan pria tersebut.

Ketua FPI Bekasi Raya Murhali Barda mengaku tidak mengetahui perihal pengepungan tersebut. Dirinya merasa tidak mengirim massa untuk melakukan pengepungan ke Masjid Al-Misbah siang ini. Saat ini, segerombolan pria bersorban yang mendatangi Masjid Al-Misbah sudah membubarkan diri. Kegiatan di Masjid Al-Misbah pun dilanjutkan kembali.

Sebelumnya, Masjid Al Misbah pernah berpolemik karena masalah perizinan. Masjid ini pernah disegel oleh Pemerintah Kota Bekasi.


Penulis: Jessi Carina
Editor: Hindra Liauw
Media Terkait

Jelajahi Media

Selengkapnya

Diperlukan pengadilan baru untuk menangani sengketa pemilu

Berita & Liputan
November 11, 2014
Hukum dan Konstitusi

Sebuah survei yang diterbitkan oleh Setara Institute, sebuah lembaga pemantau demokrasi, menemukan bahwa masyarakat menginginkan...

Lihat Detail

Setara Institute Temui MPR RI

Berita & Liputan
September 18, 2014
Hukum dan Konstitusi

Hendardi, Ketua Setara Institute, bersama beberapa pengurus di antaranya Ismail Hasani, Bonar Tigor Naipospos, dan...

Lihat Detail

Korban Tidak Terkejut dengan Hukuman yang Ringan

Berita & Liputan
September 13, 2014
Kebebasan Beragama/Berkeyakinan

Pengadilan Negeri Bekasi pada Kamis menjatuhkan vonis dua bulan penjara dan enam bulan masa percobaan...

Lihat Detail

Masjid Ahmadiyah Bekasi Didatangi Sekelompok Pria Bersorban