Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility Reformasi Sektor Keamanan - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan
Keamanan Manusia & Reformasi Sektor Keamanan

Menghadirkan Institusi Keamanan yang Responsif dan Demokratis

Mengawal transformasi TNI dan Polri agar terintegrasi dalam tata sosial politik demokratis, profesional, dan berpihak pada perlindungan masyarakat sipil.

Mengapa Ini Mendesak

Reformasi Keamanan sebagai Kunci Demokrasi

01

Penguatan Supremasi Sipil

Supremasi sipil adalah fondasi utama demokrasi guna mencegah terulangnya praktik dominasi militer maupun aparat keamanan di ranah publik.

02

Perlindungan dan Pemajuan HAM

Memastikan praktik keamanan negara menghormati HAM, serta menutup celah regulasi agar penggunaan kekuatan aparat selalu berada dalam koridor hukum.

03

Perubahan Paradigma Keamanan Menuju Keamanan Manusia

Menggeser fokus keamanan dari sekadar perlindungan negara menjadi perlindungan individu, guna mewujudkan kebijakan pada keselamatan warga.

04

Pencegahan Militerisasi dan/atau Sekuritisasi Ruang Sipil

Mengkritisi meluasnya intervensi institusi keamanan pada urusan sipil untuk mencegah praktik militerisasi yang dapat mengancam pemerintahan demokratis.

Fokus Isu

Sektor Keamanan Profesional dan Demokratis

Reformasi TNI

Penguatan profesionalisme militer, penegasan peran pertahanan negara serta pembatasan keterlibatan militer agar selaras dengan prinsip supremasi sipil dan demokrasi.

Reformasi Polri

Mengawal peningkatan akuntabilitas dan profesionalisme kepolisian melalui pembenahan tata kelola penggunaan kekuatan aparat serta penguatan pengawasan independen.

Pengarusutamaan Human Security

Mengubah orientasi keamanan yang berpusat pada negara menjadi pendekatan yang mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan manusia.

Perlindungan dan Pemajuan HAM dalam Sektor Keamanan

Menelaah penggunaan kekuatan oleh aparat, mekanisme pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM, serta integrasi standar HAM dalam kebijakan dan operasi keamanan.

Tata Kelola Keamanan dan Perlindungan HAM di Papua

Riset strategis mengenai peran diplomasi maritim dan penanganan krisis di perbatasan dalam kerangka pertahanan negara

Dampak

Dampak Nyata dari Kerja Advokasi

Individu & Komunitas

Menguatnya Kapasitas Dalam Menghadapi Ancaman Keamanan

Fokus kajian ini mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam mengenali, mencegah, dan merespons berbagai bentuk ancaman, seperti konflik sosial, kekerasan, maupun diskriminasi. Hal ini membuat komunitas lebih tangguh (resilient) dalam menjaga keselamatan dan kohesi sosialnya.

Meningkatnya Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan Keamanan

Kajian ini membuka ruang bagi masyarakat sipil dan komunitas untuk terlibat dalam proses perumusan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan keamanan. Partisipasi tersebut memperkuat posisi warga sebagai subjek keamanan, bukan sekadar objek kebijakan negara.

Perlindungan HAM yang Lebih Kuat

Dengan mengintegrasikan standar HAM dalam kebijakan dan praktik sektor keamanan, masyarakat memperoleh jaminan perlindungan yang lebih baik terhadap hak-hak sipil dan politiknya. Hal ini membantu mencegah terjadinya pelanggaran HAM serta memperkuat akses korban terhadap keadilan.

Meningkatnya Rasa Aman Masyarakat

Kajian reformasi sektor keamanan mendorong kebijakan dan praktik keamanan yang lebih akuntabel dan berorientasi pada perlindungan warga. Dampaknya, individu dan komunitas dapat merasakan lingkungan yang lebih aman dari kekerasan, intimidasi, maupun penyalahgunaan kewenangan oleh aparat.

Kebijakan & Regulasi

Perumusan Kebijakan Berbasis Bukti (Evidence-Based Policy)

Kajian ini menyediakan data, analisis, dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pembuat kebijakan dalam merumuskan kebijakan keamanan yang lebih tepat sasaran, responsif terhadap persoalan nyata, serta selaras dengan prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.

Meningkatnya Kualitas Kebijakan Publik yang Berpihak Pada Masyarakat

Temuan-temuan dari kajian reformasi sektor keamanan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang lebih berbasis bukti (evidence-based).

Terintegrasinya Prinsip Hak Asasi Manusia Dalam Kebijakan Keamanan

Kajian ini membantu memastikan bahwa standar HAM terintegrasi dalam perumusan regulasi dan kebijakan keamanan, termasuk dalam hal penggunaan kekuatan, penanganan konflik, serta perlindungan terhadap kelompok rentan.

Menguatnya Mekanisme Pengawasan dan Akuntabilitas

Temuan penelitian dapat menjadi dasar untuk memperbaiki atau merancang mekanisme pengawasan terhadap institusi keamanan, baik melalui lembaga negara, parlemen, maupun mekanisme pengawasan sipil, sehingga regulasi yang ada mampu memastikan akuntabilitas institusi keamanan.

Ekosistem Sosial

Terciptanya Ruang Sipil yang Lebih terbuka dan demokratis

Fokus kajian ini menekankan pembatasan penggunaan kekuatan dan pengawasan yang efektif terhadap aparat dapat memperluas ruang kebebasan sipil. Individu dan komunitas dapat menjalankan aktivitas sosial, politik, dan advokasi secara lebih bebas tanpa tekanan atau kriminalisasi yang tidak proporsional.

Berkurangnya Praktik Kekerasan dan Militerisasi Dalam Kehidupan Sipil

Melalui kajian kritis terhadap kebijakan dan praktik keamanan, reformasi sektor keamanan dapat mendorong pembatasan penggunaan pendekatan koersif yang berlebihan dalam ruang sipil.

Meningkatnya Literasi Publik Tentang Isu Keamanan dan Hak Warga

Kajian reformasi sektor keamanan dapat memperkaya pengetahuan masyarakat mengenai hak-hak mereka dalam konteks keamanan, termasuk batas kewenangan aparat dan mekanisme pengaduan ketika terjadi penyalahgunaan kekuasaan. Literasi ini membuat masyarakat lebih sadar hak dan lebih mampu terlibat secara kritis dalam isu-isu keamanan publik.

Terbangunnya Ekosistem Advokasi Masyarakat Sipil yang Lebih Kuat

Temuan dan rekomendasi dari kajian reformasi sektor keamanan dapat menjadi rujukan bagi organisasi masyarakat sipil, komunitas lokal, dan jaringan advokasi dalam memperjuangkan kebijakan keamanan yang lebih adil dan demokratis. Hal ini memperkuat ekosistem sosial yang aktif dalam mengawal tata kelola keamanan negara.

Structural Impact

Menguatnya Tata Kelola Sektor Keamanan yang Demokratis

Kajian reformasi sektor keamanan dapat mendorong perubahan dalam struktur dan mekanisme tata kelola institusi keamanan agar lebih transparan, akuntabel, dan selaras dengan prinsip demokrasi. Hal ini memperkuat institusi negara agar bekerja dalam kerangka supremasi hukum dan kontrol sipil.

Perbaikan Desain Kelembagaan Sektor Keamanan

Temuan penelitian dapat menjadi dasar bagi perbaikan struktur kelembagaan, termasuk pembagian kewenangan, mekanisme koordinasi antar-institusi, serta penguatan lembaga pengawasan. Dampaknya, tata kelola sektor keamanan menjadi lebih efektif, efisien, dan tidak tumpang tindih.

Menguatnya Sistem Pengawasan Terhadap Institusi Keamanan

Sinergi yang didorong oleh Setara antara koalisi masyarakat sipil dengan pemerintah terutama di level daerah telah mendorong mekanisme pengawasan yang lebih akuntabel atas kinerja pemerintah daerah.

Menguatnya Integrasi Prinsip HAM Dalam Sistem Keamanan Nasional

Melalui rekomendasi kebijakan dan advokasi berbasis riset, kajian reformasi sektor keamanan dapat mendorong integrasi prinsip HAM dalam struktur kebijakan, regulasi, dan praktik institusional sektor keamanan. Hal ini membantu memastikan bahwa perlindungan hak warga menjadi bagian inheren dari sistem keamanan negara.

Publikasi dan Program

Dari Riset ke Ruang Publik

Telusuri berbagai publikasi, sorotan media, serta program penguatan kapasitas yang dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan mewujudkan tata kelola sektor keamanan yang profesional serta demokratis di Indonesia.
Selengkapnya

Jelajahi Isu Strategis Lainnya

Temukan fokus kerja SETARA dalam memperkuat demokrasi, HAM, dan keadilan sosial di berbagai sektor.

Reformasi Sektor Keamanan