Responsible Mining Study Sektor Nikel di Sulawesi Tenggara

Ringkasan
Dokumen ini merupakan studi berjudul “Responsible Mining Study: Sektor Nikel di Sulawesi Tenggara” yang mengkaji perkembangan industri nikel dan tantangan penerapan praktik pertambangan yang bertanggung jawab di Sulawesi Tenggara. Studi ini menempatkan Sulawesi Tenggara sebagai wilayah strategis dalam rantai pasok nikel global, dengan besarnya sumber daya dan cadangan nikel serta jumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tersebar di berbagai wilayah. Di balik kontribusi ekonomi tersebut, studi ini menyoroti berbagai dampak sosial, lingkungan, dan hak asasi manusia yang muncul dari aktivitas pertambangan dan pengolahan nikel, termasuk deforestasi, pencemaran lingkungan, penggunaan PLTU captive, persoalan keselamatan dan kesehatan kerja, serta dampak terhadap ruang hidup dan penghidupan masyarakat.
Studi ini juga mengangkat persoalan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas dalam sektor pertambangan nikel, khususnya terkait keterbukaan informasi mengenai kontrak, perizinan, keberlanjutan perusahaan, serta pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH). Besarnya kontribusi sektor pertambangan terhadap penerimaan daerah belum sepenuhnya diikuti dengan mekanisme transparansi dan partisipasi publik yang memadai. Melalui riset kolaboratif Universitas Halu Oleo dan Sustainable & Inclusive Governance Initiative (SIGI), studi ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai penerapan prinsip responsible business conduct di tingkat lokal serta mendorong tata kelola sektor ekstraktif yang lebih transparan, bertanggung jawab, dan berperspektif HAM dalam mendukung agenda transisi energi yang adil dan berkelanjutan.




