Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility Rilis Laporan Bisnis Dan HAM: Dua Perusahaan Swasta Terdepan Dalam Pemajuan Bisnis Dan HAM - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

Rilis Laporan Bisnis Dan HAM: Dua Perusahaan Swasta Terdepan Dalam Pemajuan Bisnis Dan HAM

Tanggal RilisSeptember 13, 2023KategoriSiaran PersBagikan

Sejak 2011, Pemerintah Indonesia telah mengadopsi norma bisnis dan HAM yang dikeluarkan oleh United Nations Working Group on Business and Human Rights (UNWG) dalam bentuk United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs), suatu norma yang memastikan tanggung jawab negara dan sektor korporasi dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab. Dengan menguji 10 perusahaan yang listing di lantai bursa, SETARA Institute dan SIGI menyimpulkan bahwa, kinerja sektor korporasi dalam pemajuan bisnis dan HAM berada pada tingkat basic to improving, yakni masih pemula menuju langkah pemajuan.

Penelitian Kinerja dan Status Terkini Pemajuan Bisnis dan HAM di Indonesia, menggunakan kerangka pengukuran pada 6 level kinerja: Negligible, Basic, Improving, Established, Mature, dan Leading. Pada sektor korporasi penelitian ini mengadopsi 3 indikator yaitu, (1) komitmen kebijakan HAM (human rights policy commitment), (2) implementasi uji tuntas HAM (human rights due diligence) dan (3) mekanisme penanganan keluhan (grievance mechanism) yang dijalankan oleh perusahaan.

Pada sektor korporasi penelitian ini mencatat 2 perusahaan, SMART Tbk dan Unilever Indonesia, berada pada tingkat mature/matang dan established/ mapan pada semua indikator. Sementara terdapat 4 perusahaan yang berada pada tingkat basic to improving dan 4 perusahaan lainnya berada pada tingkat basic. Bayan Resources, salah satu perusahaan tambang terbesar, bahkan membukukan capaian pada tingkat negligible/abai.  (Lihat Tabel).

Dari 4 BUMN yang dipotret, dimana dalam UNGPs BUMN mempunyai mandat berlipat untuk memajukan bisnis dan HAM, justru belum menunjukkan capaian yang progresif. PT. Pertamina, PTPN III dan MIND ID ketiganya berada pada tingkat basic to improving. Sedangkan Bank Mandiri berada pada tingkat basic untuk pemajuan bisnis dan HAM.

Penelitian ini merekomendasikan agenda bagi sektor bisnis atau korporasi, antara lain: (1) mendorong BUMN sebagai pionir untuk pemajuan BHAM pada sektor perusahaan, dalam kerangka state business nexus UNGPs; (2) mendorong subsidiaries untuk mengasistensi smallholders dalam peningkatan kapasitas dan daya saing komunitas lokal dan masyarakat adat; (3) mendorong dunia usaha untuk memenuhi standar-standar Bisnis dan HAM internasional untuk peningkatan daya saing dan keberterimaan pada mekanisme pasar internasional; (4) mendorong asosiasi usaha secara sektoral untuk mendesain dan mengawal secara mandiri insiatif dan standar sesuai dengan prinsip BHAM; (5) menginisiasi praktik penilaian terhadap risiko dan mitigasi dampak HAM potensial dan aktual, untuk mengurangi dan memulihkan dampak HAM merugikan yang ditimbulkan perusahaan; (6) mendorong perusahaan untuk menjalankan stakeholders engagement yang efektif untuk menilai kebutuhan, mitigasi risiko HAM, dan penanganan dampak HAM yang merugikan komunitas terdampak (affected community); dan (7) menginisiasi pembentukan mekanisme pengaturan sendiri dalam pembentukan Operational Level Grievane Mechanism (OGMs) untuk pemulihan yang efektif sesuai dengan standar UNGPs (effective remedies). []

Kontak Narasumber:

[1] Nabhan Aiqani: 0813 6772 1163, Peneliti Bisnis dan HAM SETARA Institute
[2] Ismail Hasani: 0812 1393 1116, Peneliti Senior SETARA Institute/Co-Founder SIGI & Dosen Hukum Tata Negara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
[3] Halili Hasan: 0852 3000 8880, Direktur Eksekutif SETARA Institute

Tabel:
Rekapitulasi Levelling Kinerja Sektor Perusahaan

PerusahaanHRPCHRDDRemediasi (OGMs)Posisi
PT. PertaminaImprovingBasicBasicBasic to Improving
PTPN III HoldingImprovingBasicBasicBasic to Improving
PT. Bank MandiriBasic to ImprovingBasicBasicBasic
MIND IDBasic to ImprovingBasicBasic to ImprovingBasic to Improving
Semen IndonesiaBasicBasicBasicBasic
Waskita KaryaBasicBasicBasicBasic
Kluster BUMNBasic to ImprovingBasicBasicBasic
Astra InternasionalBasic to ImprovingBasicBasicBasic to Improving
SMART TbkEstablishedMatureMatureMature
Unilever IndonesiaMatureEstablishedEstablishted to MatureEstablishted to Mature
Bayan ResourceBasicNeglectible to basicBasicBasic
Kluster SwastaImprovingImprovingImprovingImproving
10 Sektor PerusahaanImprovingBasic to ImprovingBasic to ImprovingBasic to Improving
Media Terkait

Jelajahi Media

Selengkapnya

Menguji Langkah Reformasi Polri: Dari Penunjukan Kapolri Langsung oleh Presiden hingga Penegasan Jabatan Sipil untuk Anggota Polri

Siaran Pers
Desember 14, 2025
Reformasi Sektor Keamanan

Dua isu krusial muncul dalam momentum percepatan reformasi Polri, yakni wacana penunjukan langsung Kapolri oleh...

Lihat Detail

Urgensi Penguatan Prinsip Penghormatan HAM dan Lingkungan dalam Skema Industri Nikel: Temuan Riset Responsible Mining 2025 di Sulawesi Tenggara

Siaran Pers
Desember 12, 2025
Bisnis dan HAM

Diseminasi dan Seminar Publik Responsible Mining Sektor Nikel di Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo...

Lihat Detail

Indeks HAM 2025: Menata Orientasi Pemajuan HAM

Siaran Pers
Desember 10, 2025
Hukum dan Konstitusi

Pada momentum Hari HAM Internasional 2025, SETARA Institute menyusun Indeks HAM 2025 sebagai gambaran tentang...

Lihat Detail

Rilis Laporan Bisnis Dan HAM: Dua Perusahaan Swasta Terdepan Dalam Pemajuan Bisnis Dan HAM