Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility Persepsi Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Jakarta dan Bandung tentang Toleransi - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

Persepsi Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Jakarta dan Bandung tentang Toleransi

Tanggal RilisMaret 30, 2015KategoriBerita & LiputanBagikan

Survei Persepsi Siswa SMA Negeri di Jakarta dan Bandung mengenai toleransi mencakup 171 SMA sebagai populasi dengan 114 SMA sebagai sampel. Terdapat 76 SMA yang berlokasi di Jakarta dan 38 SMA yang berlokasi di Bandung, yang dipilih menggunakan metode pengambilan sampel acak sederhana. Dari setiap sekolah, dipilih 6 siswa (laki-laki dan perempuan) sebagai responden, dengan total responden sebanyak 684 siswa. Dengan populasi 171 sekolah menengah atas, survei ini menggunakan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 4,1%. Survei dilaksanakan pada tanggal 9–19 Maret 2015 dengan melibatkan 114 pewawancara. Pemeriksaan acak (spot check) sebagai metode pengendalian mutu dilakukan terhadap 20% dari sampel.

Unduh: Laporan Survei – Persepsi Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Jakarta & Bandung tentang Toleransi

Media Terkait

Jelajahi Media

Selengkapnya

Penyelidik dan Penyidik Polri Seharusnya Polisi Yudisial

Berita & Liputan
Desember 16, 2025
Reformasi Sektor Keamanan

Presiden Prabowo Subianto telah merespons usulan masyarakat tentang kepolisian. Usulan ini mengemuka dalam aksi demonstrasi...

Lihat Detail

Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan (KBB) 2024

Berita & Liputan
Juni 1, 2025
Kebebasan Beragama/Berkeyakinan

Pada tahun 2024, SETARA Institute kembali merilis laporan tahunan mengenai situasi kebebasan beragama dan berkeyakinan...

Lihat Detail

Sudahkah Negara Adil Terhadap Perempuan?

Berita & Liputan
Maret 4, 2025
Hukum dan Konstitusi

Dominasi patriarki yang telah tertanam kuat masih menjadi persoalan dalam mengakselerasi kesetaraan gender. Dalam kondisi...

Lihat Detail

Persepsi Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Jakarta dan Bandung tentang Toleransi