Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility MERAWAT KEMAJEMUKAN DAN MEMPERKUAT NEGARA PANCASILA - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

MERAWAT KEMAJEMUKAN DAN MEMPERKUAT NEGARA PANCASILA

Tanggal RilisNovember 11, 2019KategoriSiaran PersBagikan

Siaran Pers SETARA Institute
Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan di Indonesia
Tantangan dalam Merawat Kemajemukan dan Memperkuat Negara Pancasila

Jakarta, 11 November 2019

  1. Hingga detik ini, SETARA Institute telah mengeluarkan 12 Laporan Kondisi Kebebasan/Berkeyakinan (KBB) sejak pertama kali disusun pada tahun 2007, yang dilatarbelakangi oleh kondisi KBB yang belum mendapat jaminan utuh dari negara dan praktik intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan yang masih terus terjadi. Padahal secara normatif negara telah meneguhkan komitmennya melalui Pasal 28E Ayat (1 & 2), dan Pasal 29 Ayat (2) UUD Negara RI 1945, UU No. 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan UU No. 12/2005 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Hak Sipil dan Politik.
  2. KBB secara substantif merupakan hak individu yang tidak bisa dikurangi dan tidak bisa ditunda pemenuhannya (non derogable rights). Oleh karena itu, kebebasan beragama/berkeyakinan baik untuk individu dan maupun bagi kelompok harus dijamin pemenuhannya oleh negara. Prinsip non-derogable rights menegaskan hak yang bersifat mutlak/absolut dan oleh karenanya tak dapat ditangguhkan atau ditunda dalam situasi kondisi apapun.
  3. Terdapat beberapa persoalan dalam implementasi jaminan konstitusional KBB yang dapat dikelompokkan pada tiga kluster utama. Pertama, inkongruensi regulasi. Kedua, lemahnya daya dukung institusional pemerintahan negara. Ketiga, belum optimalnya kinerja aparat pemerintahan negara.
  4. Riset pemantauan tentang kondisi KBB yang dilakukan oleh SETARA ini memiliki tiga tujuan utama; 1) menghasilkan produk pengetahuan untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai kondisi KBB, 2) Menganalis aspek-aspek pelanggaran KBB, 3) Memberikan baseline data bagi advokasi korban, advokasi kebijakan, dan risert-riset lain berikutnya.

***

  1. Studi ini merupakan penelitian campuran (mix-method research) kualitatif dan kuantitatif, dengan mengombinasikan desk study dan field study. Pengumpulan data dilakukan dengan [1] diskusi kelompok terfokus para peneliti atau peer discussion; [2] wawancara mendalam (in-depth interview) dengan berbagai otoritas negara, tokoh, minoritas dan kelompok korban; dan [3] analisis dokumen dan pemberintaan media. Pengujian validitas data yang digunakan dalam riset pemantauan ini adalah teknik triangulasi Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber, yaitu dengan membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi melalui waktu dan alat yang berbeda. Triangulasi sumber dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan data yang diperoleh dari person dan paper (hasil wawancara mendalam dan dokumentasi) atau paper dengan paper (termasuk dalam kategori ini pengujian derajat kepercayaan melalui pembandingan dan penelusuran sumber-sumber online), atau person dengan person lainnya.

***

Selengkapnya klik di sini

Media Terkait

Jelajahi Media

Selengkapnya

Menguji Langkah Reformasi Polri: Dari Penunjukan Kapolri Langsung oleh Presiden hingga Penegasan Jabatan Sipil untuk Anggota Polri

Siaran Pers
Desember 14, 2025
Reformasi Sektor Keamanan

Dua isu krusial muncul dalam momentum percepatan reformasi Polri, yakni wacana penunjukan langsung Kapolri oleh...

Lihat Detail

Urgensi Penguatan Prinsip Penghormatan HAM dan Lingkungan dalam Skema Industri Nikel: Temuan Riset Responsible Mining 2025 di Sulawesi Tenggara

Siaran Pers
Desember 12, 2025
Bisnis dan HAM

Diseminasi dan Seminar Publik Responsible Mining Sektor Nikel di Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo...

Lihat Detail

Indeks HAM 2025: Menata Orientasi Pemajuan HAM

Siaran Pers
Desember 10, 2025
Hukum dan Konstitusi

Pada momentum Hari HAM Internasional 2025, SETARA Institute menyusun Indeks HAM 2025 sebagai gambaran tentang...

Lihat Detail

MERAWAT KEMAJEMUKAN DAN MEMPERKUAT NEGARA PANCASILA