Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility GANGGUAN IBADAH NATAL GPI TULANG BAWANG, LAMPUNG: MENAG HARUS SEGERA PERMUDAH SYARAT IMB RUMAH IBADAH - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

GANGGUAN IBADAH NATAL GPI TULANG BAWANG, LAMPUNG: MENAG HARUS SEGERA PERMUDAH SYARAT IMB RUMAH IBADAH

Tanggal RilisDesember 27, 2021KategoriSiaran PersBagikan

SIARAN PERS SETARA Institute, 27 Desember 2021

Di tengah sukacita merayakan Natal, umat Kristiani di beberapa daerah masih mengalami persekusi yang mengusik kesyahduan Natal. Salah satu contoh terkini adalah penggerudukan ibadah Natal Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) di Tulang Bawang, Lampung. Dalam video-video yang diunggah di Facebook “GPI Banjar Agung Tulang Bawang – Lampung”, terlihat kelompok intoleran merusuh ketika ibadah Natal akan dimulai pada 25 Desember 2021. Gangguan ibadah Natal GPI Tulang Bawang merupakan rentetan dari permasalahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang berlangsung bertahun-tahun hingga penyegelan GPI Tulang Bawang, seperti dapat diamati di video bertajuk “Gereja GPI Disegel!” kanal Youtube “GPI Tulang Bawang Lampung” yang diunggah pada Agustus 2020.

Berkenaan dengan rentetan kejadian tersebut, SETARA Institute menyampaikan beberapa pernyataan:

1.SETARA Institute mengecam keras kelompok intoleran yang mengganggu kekhidmatan ibadah, termasuk ibadah Natal GPI Tulang Bawang. Hal ini nyata-nyata merupakan pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan sebagaimana dijamin dalam Pasal 28E UUD 1945 bahwa “setiap orang bebas memeluk agama dan beribadah menurut agamanya”. Hak beribadah semestinya tidak bisa dibatasi selama tidak merugikan hak atau reputasi orang lain seperti tercantum dalam Pasal 19 Konvenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik 1966. Adapun penolakan dari kelompok intoleran mengenai pembangunan tempat ibadah tidak dapat dibenarkan untuk membatasi hak beribadah atas nama ketertiban umum. Apabila dibenarkan atas nama ketertiban umum, hal ini akan semakin memperparah sentimen mayoritarianisme yang menindas kelompok minoritas untuk menikmati hak-hak fundamentalnya yang telah dijamin di Konstitusi. Jemaat GPI Tulang Bawang beribadah tanpa mengurangi hak dan tanpa merugikan reputasi individu lain, maka negara harus memastikan Jemaat GPI Tulang Bawang dan kelompok minoritas lainnya agar dapat bebas beribadah dengan damai.

2.SETARA Institute mengharapkan aparat hukum dan keamanan yang berjaga di GPI Tulang Bawang lebih cepat tanggap menghentikan gangguan ibadah oleh kelompok intoleran. Dalam video berdurasi 3 jam di laman Facebook “GPI Banjar Agung Tulang Bawang – Lampung”, terlihat polisi (juga TNI) mulanya hanya berdiri dari kejauhan menonton rusuhnya kelompok intoleran, meskipun akhirnya berhasil melerai dan memastikan ibadah Natal tetap berlangsung kondusif.

3.Mengingat bahwa gangguan ibadah GPI Tulang Bawang ini bermula dari permasalahan IMB dan kelompok intoleran menggunakan alasan belum terpenuhinya IMB sebagai justifikasi gangguan tempat ibadah, SETARA Institute kembali mendesak Menteri Agama agar mempercepat pengkajian ulang Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan Nomor 8 khususnya tentang persyaratan izin mendirikan tempat ibadah. Janji Menteri Agama untuk mempermudah izin pendirian rumah ibadah perlu segera dikonkretisasi untuk mencegah terjadinya gangguan tempat ibadah di masa mendatang.

Narahubung:
Syera Anggreini Buntara, Peneliti Kebebasan Beragama/Berkeyakinan SETARA Institute, 0851 6100 0197

Media Terkait

Jelajahi Media

Selengkapnya

Menguji Langkah Reformasi Polri: Dari Penunjukan Kapolri Langsung oleh Presiden hingga Penegasan Jabatan Sipil untuk Anggota Polri

Siaran Pers
Desember 14, 2025
Reformasi Sektor Keamanan

Dua isu krusial muncul dalam momentum percepatan reformasi Polri, yakni wacana penunjukan langsung Kapolri oleh...

Lihat Detail

Urgensi Penguatan Prinsip Penghormatan HAM dan Lingkungan dalam Skema Industri Nikel: Temuan Riset Responsible Mining 2025 di Sulawesi Tenggara

Siaran Pers
Desember 12, 2025
Bisnis dan HAM

Diseminasi dan Seminar Publik Responsible Mining Sektor Nikel di Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo...

Lihat Detail

Indeks HAM 2025: Menata Orientasi Pemajuan HAM

Siaran Pers
Desember 10, 2025
Hukum dan Konstitusi

Pada momentum Hari HAM Internasional 2025, SETARA Institute menyusun Indeks HAM 2025 sebagai gambaran tentang...

Lihat Detail

GANGGUAN IBADAH NATAL GPI TULANG BAWANG, LAMPUNG: MENAG HARUS SEGERA PERMUDAH SYARAT IMB RUMAH IBADAH