Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility Dari Stagnasi Menjemput Harapan Baru - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

Dari Stagnasi Menjemput Harapan Baru

Laporan
Kebebasan Beragama/Berkeyakinan
Bonar Tigor Naipospos, Halili
Maret 10, 2015
Download
Bagikan:

Ringkasan

Dari data riset Setara Institute sepanjang 8 (delapan) tahun terakhir  menunjukkan konsolidasi aktor-aktor intoleran.  Pelaku intoleransi, diskriminasi, dan agen kekerasan sesungguhnya relatif tetap, meskipun dalam beberapa kasus hanya berganti kostum. Hal itu menunjukkan bahwa mereka memang tak tersentuh (untouchable), atau negara memang tidak mau menyentuh mereka. Negara kerapkali absen dalam beberapa kasus pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan yang dilakukan oleh aktor-aktor intoleran.

Sebenarnya, tidak dibutuhkan agenda besar dan canggih untuk menyelesaikan persoalan ini. Negara hanya dituntut untuk melaksanakan salah satu kewenangan dan otoritas “regular”-nya, di bidang penegakan hukum. Kebebasan berserikat dan berkumpul serta berpikir dan mengemukakan pendapat merupakan hak dasar setiap orang. Namun jika semua itu diekspresikan dengan cara melawan hukum dan melakukan kekerasan secara berpola, maka negara harus hadir. Dengan demikian, pemerintahan Jokowi hanya dituntut untuk melaksanakan fungsi konvensional penegakan hukum di hadapan aktor-aktor intoleran.

Daftar Isi

BAB I: Pendahuluan
BAB II: Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan Tahun 2014
BAB III: Ragam Pelanggaran dan Diskriminasi di Masa Transisi
BAB IV: Kesimpulan dan Rekomendasi

Dari Stagnasi Menjemput Harapan Baru