Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility 10 Tahun Mahkamah Konstitusi: Dinamika Perlindungan Hak Konstitusional Warga - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

10 Tahun Mahkamah Konstitusi: Dinamika Perlindungan Hak Konstitusional Warga

Buku
Hukum dan Konstitusi
Tim Setara Institute
Desember 16, 2013
Download
Bagikan:

Ringkasan

Dokumen ini merupakan laporan kajian yang diterbitkan oleh SETARA Institute dalam rangka mengevaluasi 10 Tahun Kinerja Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Perlindungan Hak Warga Negara (periode 2003–2013). Laporan ini secara kritis menelaah sejauh mana Mahkamah Konstitusi menjalankan salah satu peran utamanya sebagai “pelindung hak asasi manusia” (the protector of human rights) dan pelindung hak konstitusional warga negara.

Sorotan utama dalam laporan ini difokuskan pada analisis putusan-putusan pengujian undang-undang (judicial review) yang bersinggungan langsung dengan kebebasan sipil, hak-hak minoritas, dan kebebasan beragama/berkeyakinan. Laporan ini mengkritik kecenderungan MK pada dekade pertamanya yang dalam beberapa putusan krusialnya—seperti penolakan uji materi UU No. 1/PNPS/1965 tentang Penodaan Agama—dinilai gagal melindungi kelompok minoritas. MK sering kali dipandang lebih mengakomodasi kehendak mayoritas, terjebak pada ambiguitas tafsir, dan berlindung di balik argumen ketertiban umum. Secara garis besar, laporan ini menyimpulkan bahwa meskipun MK berhasil menegakkan wajahnya sebagai penjaga konstitusi, MK masih kerap mengabaikan perlindungan hak dasar warga negaranya.

Daftar Isi

BAB I: Pendahuluan
BAB II: Mahkamah Konstitusi dan Hak Asasi Manusia
BAB III: Analisis Putusan-Putusan Mahkamah Konstitusi
BAB IV: Evaluasi 10 Tahun Kinerja Mahkamah Konstitusi
BAB V: Kesimpulan dan Rekomendasi

10 Tahun Mahkamah Konstitusi: Dinamika Perlindungan Hak Konstitusional Warga