Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility Pengawasan Hakim MK Perlu Diperkuat - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

Pengawasan Hakim MK Perlu Diperkuat

Tanggal RilisFebruari 4, 2017KategoriBerita & LiputanBagikan

Jakarta – Peneliti Setara Institute Ismail Hasani mendorong agar pengawasan hakim Mahkamah Konstitusi diperkuat. Salah satu yang diusulkan Ismail adalah memperkuat Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).

“Sekarang memang ada pengawasan internal MK yakni dewan etik, namun dewan etik ini tidak bisa menindak jika ada hakim konstitusi melakukan pelanggaran. Karena itu, kita dorong agar dewan etik dileburkan atau dilikuidasi menjadi MKMK yang sifat permanen untuk mengawasi, mengadili dan menindak hakim konstitusi yang melakukan pelanggaran,” ujar Ismail, di Jakarta, Selasa (31/1).

Pengawasan internal melalui dewan etik ini selama ini, kata dia, sangat lemah sehingga banyak hakim konstitusi tetap melanggar kode etik. Jika ditemukan pelanggaran berat, katanya baru dewan etik membuat Majelis Kehormatan MK untuk menindak hakim bersangkutan dengan memberikan rekomendasi sanksi baik berupa teguran sampai pemberhentian dengan tidak hormat.

“Jadi, MKMK ini sifatnya ad hoc, maka kita dorong agar permanen sehingga dewan etik dilebur saja di MKMK tersebut,” jelas dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa MK merupakan lembaga negara yang memiliki desain kontrol yang sangat lemah. Berbeda dengan lembaga lain, seperti hakim MA yang bisa diawasi oleh Komisi Yudisial atau Presiden, hakim MK sekarang tidak diawasi oleh KY dan aturan terkait itu telah dibatalkan oleh MK itu sendiri.

“Agar parerel dengan peran KY, sebaiknya KY diperkuat kembali untuk mengawasi hakim MK. Desain kontrol MK sangat lemah. Kalau MA lemah atau langgar UU, masih ada grasi dari Presiden seperti kasus Antasari. Jika DPR dan pemeritnah salah dalam membuat UU, ada kontrolnya di MK. Sementara MK, tidak ada. Absolutisme kekuasaan membuat mereka cenderung korup,” kata dia.

 

Yustinus Paat/WM

Sumber: BeritaSatu.com

Media Terkait

Jelajahi Media

Selengkapnya

Penyelidik dan Penyidik Polri Seharusnya Polisi Yudisial

Berita & Liputan
Desember 16, 2025
Reformasi Sektor Keamanan

Presiden Prabowo Subianto telah merespons usulan masyarakat tentang kepolisian. Usulan ini mengemuka dalam aksi demonstrasi...

Lihat Detail

Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan (KBB) 2024

Berita & Liputan
Juni 1, 2025
Kebebasan Beragama/Berkeyakinan

Pada tahun 2024, SETARA Institute kembali merilis laporan tahunan mengenai situasi kebebasan beragama dan berkeyakinan...

Lihat Detail

Sudahkah Negara Adil Terhadap Perempuan?

Berita & Liputan
Maret 4, 2025
Hukum dan Konstitusi

Dominasi patriarki yang telah tertanam kuat masih menjadi persoalan dalam mengakselerasi kesetaraan gender. Dalam kondisi...

Lihat Detail

Pengawasan Hakim MK Perlu Diperkuat