Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility Tipologi Keberagamaan Mahasiswa: Survei di 10 Perguruan Tinggi Negeri - Setara
Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan

Tipologi Keberagamaan Mahasiswa: Survei di 10 Perguruan Tinggi Negeri

Tanggal RilisJuli 1, 2019KategoriSiaran PersBagikan

PRESS RELEASE

TIPOLOGI KEBERAGAMAAN MAHASISWA: SURVEI DI 10 PERGURUAN TINGGI NEGERI

SETARA Institute, Jakarta, 30 Juni 2019

LATAR BELAKANG

Survei tentang Model Beragama Mahasiswa di 10 Perguruan Tinggi Negeri, dilakukan SETARA Institute sebagai upaya mengenali secara presisi kuantitas problem yang menuntut penyikapan pemerintah dan kalangan perguruan tinggi. Sebelumnya, SETARA Institute telah melakukan kajian kualitatif yang secara purposif dan studi kasus telah menggambarkan bagaimana wacana dan gerakan keagamaan tumbuh subur di lingkungan perguruan tinggi dan pada batas-batas tertentu berpotensi bertransformasi menjadi intoleran, radikal dan bahkan terorisme. Wacana dan gerakan keagamaan tersebut secara langsung mengancam ideologi Pancasila.

Tuntutan penyikapan atas tumbuhnya wacana dan gerakan keagamaan di 10 perguruan tinggi membutuhkan baseline yang presisi, sehingga kalangan kampus memiliki baseline dan intervensi yang terukur dalam kerangka demokratik dengan mengadopsi paradigma inclusive governance. Dengan data presisi dan pendekatan inclusive governance, kecemasan banyak pihak tentang arus balik indoktrinasi Pancasila dan pilihan penanganan yang represif dapat dihindari.

MASALAH DAN RUANG LINGKUP

Tema utama survei ini adalah model beragama di kalangan mahasiswa perguruan tinggi negeri. Agar terfokus, masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: Pertama, bagaimana kondisi objektif tipologi keagamaan di kalangan para mahasiswa perguruan tinggi negeri? Kedua, apa saja figur/faktor yang mempengaruhi pola keberagamaan mereka?

Permasalahan di atas dibatasi pada beberapa aspek berikut:

1. Penelitian dibatasi di 10 perguruan tinggi negeri (8 PTN umum, dan 2 PTN berbasis Islam) yaitu Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada,Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Mataram, UIN Syarif Hidayatullah, dan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

2. Responden dibatasi pada mahasiswa yang aktif kuliah, dimana status mereka terukur dengan data bahwa mereka mengikuti/mengambil mata kuliah tertentu.

Selengkapnya dapat diunduh di sini

Media Terkait

Jelajahi Media

Selengkapnya

Menguji Langkah Reformasi Polri: Dari Penunjukan Kapolri Langsung oleh Presiden hingga Penegasan Jabatan Sipil untuk Anggota Polri

Siaran Pers
Desember 14, 2025
Reformasi Sektor Keamanan

Dua isu krusial muncul dalam momentum percepatan reformasi Polri, yakni wacana penunjukan langsung Kapolri oleh...

Lihat Detail

Urgensi Penguatan Prinsip Penghormatan HAM dan Lingkungan dalam Skema Industri Nikel: Temuan Riset Responsible Mining 2025 di Sulawesi Tenggara

Siaran Pers
Desember 12, 2025
Bisnis dan HAM

Diseminasi dan Seminar Publik Responsible Mining Sektor Nikel di Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo...

Lihat Detail

Indeks HAM 2025: Menata Orientasi Pemajuan HAM

Siaran Pers
Desember 10, 2025
Hukum dan Konstitusi

Pada momentum Hari HAM Internasional 2025, SETARA Institute menyusun Indeks HAM 2025 sebagai gambaran tentang...

Lihat Detail

Tipologi Keberagamaan Mahasiswa: Survei di 10 Perguruan Tinggi Negeri