Author Archives: Setara Institute

Indeks Kota Toleran (IKT) 2015

Untitled-1

Tentang Laporan Dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional yang diperingati setiap tanggal 16 November, SETARA Institute melakukan kajian danindexing terhadap 94 kota di Indonesia dalam hal mempromosikan dan mempraktikkan toleransi. Tujuan pengindeks-an ini adalah untuk mempromosikan kota-kota yang dianggap berhasil membangun dan mengembangkan toleransi di wilayahnya masing-masing, sehingga dapat menjadi pemicu bagi kota-kota lain untuk turut bergegas mengikuti, membangun dan ... Read More »

Setara Institute Luncurkan Indeks Kota Toleran 2015

Para anggota jamaah GKI Yasmin (Bogor) dan HKBP Filadelphia (Bekasi) melakukan misa Natal bersama di depan istana Presiden di Jakarta (foto: dok). Bogor dan Bekasi termasuk dalam katagori kota yang sangat intoleran dalam Indeks yang dirilis Setara Institute.

Hasil indeks kota toleran 2015 yang dilakukan oleh Setara Institute menyatakan Pematang Siantar, Salatiga, Singkawang, Manado, dan Tual sebagai kota yang sangat toleran. JAKARTA —  Untuk memperingati “Hari Toleransi Internasional” yang diadakan setiap tanggal 16 November, SETARA Institute meluncurkan indeks kota toleran 2015, yang merupakan hasil penelitian 94 kota dari total 98 kota di seluruh Indonesia dari 3 Agustus hingga ... Read More »

Ahok, Risma, Emil, Siapa Paling Sukses Ciptakan Kota Toleran?

infonitas.com

Liputan6.com, Jakarta – Menyambut Hari Toleransi Sedunia yang jatuh pada Senin, 16 November 2015, Setara Institute merilis hasil survei tentang 94 dari 98 kota di Indonesia dalam mempromosikan dan mempraktikkan toleransi. Dalam survei, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, meraih peringkat atas, sedangkan Kota Bogor, Jawa Barat, menduduki peringkat terendah. Lalu bagaimana dengan kota besar seperti Bandung, DKI Jakarta, serta Surabaya yang ... Read More »

Bogor, Kota Paling Tidak Toleran

Bima Arya. Tempo/Wahyu Setiawan

TEMPO.CO, Jakarta – Setara Institute mengumumkan sepuluh kota yang peringkat toleransinya paling rendah terhadap kebebasan beragama. Bogor menempati posisi paling tidak toleran. Menurut peneliti Setara Institute, Aminudin Syarif, kota-kota tidak toleran ini muncul karena dipengaruhi reaksi pemerintah terhadap peristiwa spesial yang terjadi di daerahnya. “Peristiwa punya bobot yang tinggi ditambah lagi pemerintah yang cenderung lambat merespons konflik di daerahnya,” kata ... Read More »

10 Kota dengan Tingkat Toleransi Paling Tinggi Versi Setara Institute

1007434-toleransi-harmoni-780x390

JAKARTA, KOMPAS.com – Lembaga Setara Institute merilis hasil penelitian mengenai tingkat toleransi beragama di kota-kota hampir di seluruh Indonesia. Beberapa kota seperti Manado, Ambon, dan Pontianak, termasuk dalam 10 kota yang memiliki tingkat toleransi cukup tinggi. “Indeks Kota Toleran 2015 ini berusaha mempromosikan kota yang dianggap berhasil mengembangkan toleransi umat beragama,” ujar Direktur Riset Setara Institute Ismail Hasani, dalam konferensi ... Read More »

Reshuffle Kabinet II: Kinerja Kabinet Kerja

Sumber : Asri Dwiputri/Okezone.com

Tentang Laporan Laporan Studi Kualitatif bertajuk Reshuffle Kabinet II: Kinerja Kabinet Kerja, merupakan laporan studi SETARA Institute yang ditujukan untuk memberikan gambaran kualitatif terhadap kinerja menteri-menteri yang telah 1 tahun bekerja. Gambaran kualitatif ini ditujukan pula untuk menggenapi laporan-laporan survey yang disusun berdasarkan pendekatan kauntitatif oleh lembaga-lembaga survey, baik yang menggunakan pendekatan survey persepsi publik maupun pendekatan rating liputan media. ... Read More »

Relokasi Sepihak, Bukan Solusi Penyelesaian GKI Yasmin

Sumber : Indonesia.ucanews.com

Setara Institute, 11 November 2015 Walikota Bogor, Bima Arya, yang semula diharap membawa perubahan di Kota Bogor terkait isu intoleransi, menjelang 44 hari perayaan Natal 2015 yang menjadi hari raya besar umat Kristiani ternyata memperlihatkan pembangkangan melawan hukum terhadap putusan Mahkamah Agung dan Ombudsman RI terkait pendirian gereja GKI di Taman Yasmin. Bima Arya, tidak beda dengan pendahulunya Diani Budiarto, ... Read More »

Akuntabilitas Implementasi SE Kapolri tentang Ujaran Kebencian

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (foto: ANTARA)

Setara Institute, 3 November 2015 Surat Edaran (SE) No. 6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech) merupakan kemajuan signifikan dari upaya Polri untuk menangani kasus-kasus penyebaran kebencian atas dasar etnisitas, baik suku, agama, ras, gender, dan orientasi seksual. Dengan cakupan kebencian atas dasar banyak hal, aparat kepolisian di daerah diharapkan dapat memanfaatkan edaran ini sebagai sikap institusional Polri dalam menangani ... Read More »

Tantangan Perwujudan Akuntabilitas Sosial Pembangunan Desa

Setara Institute dan Jaringan Paralegal Indonesia

SETARA Institute & Jaringan Paralegal Indonesia (JPI) Jakarta, 29 Oktober 2015 1. SETARA Institute dan Jaringan Paralegal Indonesia (JPI) melakukan riset kualitatif di Kabupaten Pringsewu (Lampung), Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kabupaten Banyumas (Jawa Tengah), dan Kabupaten Kulonprogo (DIY) untuk mengidentifikasi sejumlah tantangan implementasi UU Desa termasuk memastikan ketersediaan perangkat akuntabilitas sosial pembangunan desa. Riset yang diselenggarakan sejak Agustus-Oktober 2015 ini ... Read More »

Perluasan Peran Tni Dan Supremasi Militer Atas Sipil

Foto: citraindonesia.com

Konferensi Pers SETARA Institute, 21 Oktober 2015. Keinginan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperoleh kewenangan lebih dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) perlu mendapat perhatian masyarakat. Perpres yang diusulkan oleh TNI ini, nantinya akan menjadi dasar hukum penggunaan senjata untuk meningkatkan keamanan terhadap ancaman non militer. Sebagaimana diberitakan oleh The Jakarta Post, Pasal 7 Rancangan Perpres tersebut memberikan jaminan bagi TNI ... Read More »

404 Not Found

404 Not Found


nginx/1.18.0 (Ubuntu)