Rule of Law

DAMPAK PRODUK HUKUM DAERAH DISKRIMINATIF TERHADAP PELAYANAN PUBLIK

Pengantar

SETARA Institute adalah organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) yang menaruh perhatian pada pemajuan kondisi HAM di Indonesia. SETARA Institute percaya bahwa suatu masyarakat yang demokratis akan mengalami kemajuan apabila tumbuh sikap saling pengertian, penghormatan dan pengakuan terhadap keberagaman, sehinga SETARA Institute berdedikasi untuk pencapaian cita-cita dimana setiap orang diperlakukan setara dengan menghormati keberagaman, mengutamakan solidaritas dan bertujuan memuliakan manusia.

Penelitian ini berupaya membangun argumen alternatif untuk menunjukkan pentingnya penyikapan terhadap produkproduk hukum diskriminatif. Mengukur dampak perda diskriminatif terhadap pelayanan publik akan menyajikan fakta lain, bahwa produk hukum diskriminatif akan melahirkan praktik tata kelola pelayanan publik yang diskriminatif pula. Selain itu, penelitian ini juga hendak menunjukkan bahwa advokasi penghapusan diskriminasi bukanlah soal pro atau kontra syariah, tetapi soal bagaimana hak atas pelayanan publik yang dijamin oleh Konstitusi RI dan perundang-undangan bisa dinikmati oleh semua warga negara.

Penelitian mengenai dampak produk hukum daerah yang diskriminatif terhadap akses pelayanan publik menjadi salah satu cara mendorong negara mematuhi prinsip-prinsip HAM yang telah menjadi hak konstitusional setiap warga negara. Laporan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para perancang produk peraturan perundang-perundangan ataupun kebijakan untuk membentuk produk hukum yang berkualitas dan menjawab kebutuhan masyarakat. SETARA Institute mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan bagi terwujudnya laporan ini.

Jakarta, April 2019