Siraman Air Keras Terhadap Novel Adalah Bentuk Teror Biadab
Ketua Umum SETARA Institute, Hendardi. Foto: Media Indonesia

Siraman Air Keras Terhadap Novel Adalah Bentuk Teror Biadab

Aksi siram air keras terhadap Novel Baswedan adalah bentuk teror biadab yang ditujukan untuk melemahkan dedikasi dan kinerja Novel dalam pemberantasan korupsi . Saya mengutuk kekerasan itu dan mendorong Polri untuk aktif dan segera menangkap pelaku teror tersebut, untuk menghindari asumsi-asumsi yang dapat membenturkan Polri dengan institusi KPK oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

KPK mesti memikirkan bagaimana mekanisme perlindungan bagi para penyidiknya yang rentan mengalami teror dan intimidasi. Novel, sebagai penyidik, seperti para pegiat HAM dan pegiat antikorupsi, memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari negara. Saya belum tahu, apa di KPK ada sistem perlindungan atas personel-personelnya? Jika belum ada, maka peristiwa yang menimpa Novel adalah pembelajaran akan pentingnya security mechanism bagi personel KPK. Terimakasih.

SETARA Institute, Jakarta, 11 April 2017

Hendardi (Ketua SETARA Institute)

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*