Press Release

11 Agenda Prioritas dalam Pemajuan KBB dan Penguatan Kebinekaan

SETARA Institute menggelar Diskusi Publik dan Media dengan tema "Kondisi dan Proyeksi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan" pada Selasa (7/1/2020) di Jakarta.

SIARAN PERS SETARA Institute for Democracy and Peace 11 Agenda Prioritas dalam Pemajuan KBB dan Penguatan Kebinekaan Jakarta, 7 Januari 2020 Secara faktual perapuhan kebinekaan selama ini sangat kasat mata. Hal itu bisa ditandai dengan masih tingginya pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan (KBB) dan semakin terbukanya ekspresi konservatisme dan narasi intoleransi. Peristiwa dan tindakan pelanggaran KBB merupakan salah satu persoalan yang mesti ... Read More »

PERKEMBANGAN TERAKHIR PENOLAKAN IBADAH DAN PERAYAAN NATAL BERSAMA-SAMA

SETARA Institute menggelar Konferensi Pers mengenai "PERKEMBANGAN TERAKHIR PENOLAKAN IBADAH
DAN PERAYAAN NATAL BERSAMA-SAMA" pada Sabtu (21/12/2019) di Jakarta. Foto: SETARA Institute.

PERS RILIS PERKEMBANGAN TERAKHIR PENOLAKAN IBADAH DAN PERAYAAN NATAL BERSAMA-SAMA PUSAKA Foundation ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menginformasikan adanya penolakan dan atau pelarangan serta tidak memberikan izin melaksanakan ibadah dan perayaan natal secara bersama-sama yang selama ini terjadi di dua lokasi pada dua kabupaten (Dharmasraya dan Sijunjung), namun tidak terpublikasikan. Terkait dengan kasus penolakan atau ... Read More »

Pemajuan Toleransi di Daerah: Input untuk Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri

Direktur Riset SETARA Institute tengah memaparkan Pemajuan Toleransi di Daerah: Input untuk Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri dalam acara Konferensi Pers yang diselenggarakan pada hari ini Minggu, (24/11/2019). Turut serta juga perwakilan dari rekan-rekan 10 Kota Indeks Kota Toleran dan Civil Society Organization. Dari kiri ke kanan ada Aktivis Masyarakat Sipil Aceh, Norma Manalu, Ketua FKUB Kota Bogor,  Hasbulloh,  Direktur Riset SETARA Institute, Halili, Wakil Ketua SETARA Institute, Bonar Tigor Naipopos, Ketua FKUB Kota Salatiga, K.H. Noor Rofiq. (Foto: SETARA Institute)

Siaran Pers SETARA Institute Pemajuan Toleransi di Daerah: Input untuk Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Jakarta, 24 November 2019 Pemerintahan baru periode kedua Presiden Joko Widodo menunjukkan concern yang tinggi terhadap isu penanganan radikalisme dan pemajuan toleransi. Namun demikian, sejauh ini yang ditampilkan oleh beberapa menteri baru di depan publik, khususnya Menteri Agama, menunjukkan belum baiknya indikator dan perspektif ... Read More »

MERAWAT KEMAJEMUKAN DAN MEMPERKUAT NEGARA PANCASILA

Direktur Riset SETARA Institute tengah memaparkan potret 12 tahun kondisi kebebasan beragama/berkeyakinan di Indonesia di Jakarta pada Senin, (11/11/2019). (Foto: SETARA Institute)

Siaran Pers SETARA Institute Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan di Indonesia Tantangan dalam Merawat Kemajemukan dan Memperkuat Negara Pancasila Jakarta, 11 November 2019 Hingga detik ini, SETARA Institute telah mengeluarkan 12 Laporan Kondisi Kebebasan/Berkeyakinan (KBB) sejak pertama kali disusun pada tahun 2007, yang dilatarbelakangi oleh kondisi KBB yang belum mendapat jaminan utuh dari negara dan praktik intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan yang masih ... Read More »

Kapolri Baru: Visi Kebinekaan dan Agenda Penanganan Ancaman terhadap Negara Pancasila

SETARA Institute menyelenggarakan Diskusi Media pada Kamis (7/11/2019) di Jakarta. Diskusi tersebut menyoal Kapolri Baru: Visi Kebhinnekaan dan Agenda Penanganan Ancaman terhadap Negara Pancasila. (Foto: SETARA Institute)

SIARAN PERS DISKUSI MEDIA SETARA Institute, 7 November 2019 Presiden Joko Widodo telah membentuk dan mengumumkan Kabinet Indonesia Maju. Di luar pro kontra yang terjadi sebagai respons atas komposisi para pembantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan, penting untuk dicatat bahwa Pemerintah memberikan perhatian khusus atas agenda penanganan ancaman terhadap Pancasila, seperti radikalisme—yang belakangan diusulkan Presiden untuk dikonsepsikan sebagai manipulator agama. Bersamaan ... Read More »