Berita
190 Perempuan Ditangkap; Petugas Wilayatul Hisbah Perlu Pembinaan
BANDA ACEH – setara institute: Petugas Wilayatul Hisbah (WH) Provinsi Aceh kembali melakukan razia di Simpang Mesra, Banda Aceh, Selasa (4/5). Dalam razia selama dua jam itu, berhasil menjaring 194 orang pelanggar Qanun Nomor 11 tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam bidang Aqidah, Ibadah, dan Syiar Islam. [baca]
Mengaku Nabi, Warga Lombok Timur Dipenjara Setahun
Kusmayadi - detikNews
Bakri Abdullah Mataram - Bakri Abdullah alias Amaq Bakri (70) harus rela mendekam di balik pengap penjara, akibat ulahnya mengaku sebagai nabi yang telah menerima wahyu dari Tuhan. Palu majelis hakim Pengadilan Negeri Selong, Lombok Timur dengan vonis satu tahun penjara, telah membuat Bakri lesu tertunduk.
"Saya menerima dan bersyukur sekali dengan putusan yang telah dibacakan majelis hakim," ujarnya pada wartawan sambil tertunduk lesu usai vonis di PN Selong, Lombok Timur, Jumat (7/5/2010). [baca]
Potensi Intervensi Presiden Perlu Diwaspadai
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan 7 isu utama dalam Rapat Koordinasi dan Konsultasi Penegak Hukum. Terhadap 7 arahan itu, Setara Institute mengapresiasi dan akan turut serta memantau perkembangan 7 isu utama penegakan hukum dimaksud.
Namun Setara Institute menyayangkan langkah Presiden SBY membentuk forum koordinasi aparat penegak hukum dari Mahkamah Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI. Langkah ini dapat dinilai sebagai langkah mundur dalam demokratisasi dan penegakan hukum. [baca]
Dianggap Hina Nabi Muhammad, Bupati Jember Dilaporkan ke Polisi
Ryma S - detikSurabaya
Jember - Kiai pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ulum, KH Farid Mujib, melaporkan Bupati Jember, Muhammad Zainal Abidin (MZA) Djalal ke polisi. Orang nomor satu di Jember itu dilaporkan, karena dianggap telah menghina Nabi Muhammad.
"Saya tersinggung dengan ucapan beliau (Djalal) saat pidato karena mengatakan Rasullulah (Nabi Muhammad) sombong," kata Farid, kepada sejumlah wartawan, di Mapolres Jember, Jalan RA Kartini, Selasa (4/5/2010). [baca]
FPI radicals remain free after assault
04 May 2010
Headline The Jakarta Post
The Jakarta Post
Three days after the unruly Islam Defenders Front (FPI) stormed a human rights training workshop for transgender individuals in Depok, West Java, police seem reluctant to pursue the case further, with no arrests made to date. [baca]




