LAPORAN KONDISI KEBEBASAN BERAGAMA/BERKEYAKINAN 2012

Kepemimpinan Tanpa Prakarsa

Pada tahun 2012 SETARA Institute mencatat 264 peristiwa pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan dengan 371 bentuk tindakan , yang menyebar di 28 propinsi. Terdapat 5 propinsi dengan tingkat pelanggaran paling tinggi yaitu, Jawa Barat (76) peristiwa, Jawa Timur (42) peristiwa, Aceh (36) peristiwa, Jawa Tengah (30) peristiwa, dan Sulawesi Selatan (17) peristiwa.

Peristiwa tertinggi terjadi di Bulan Oktober (40) dan Bulan Mei (38) peristiwa. Berikutnya berturut-turut: Agustus (28) peristiwa, September (25) peristiwa, November (24) peristiwa, April (23) peristiwa, Maret dan Juni, masing-masing (22) peristiwa, Januari (21) peristiwa, Juli (11) peristiwa, Februari (8) peristiwa, dan Desember (2) peristiwa. Kecilnya angka peristiwa pada Bulan Desember, dimungkinkan karena pemantauan ini hanya sampai tanggal 15 Desember 2012.

Dari 371 bentuk tindakan pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan, terdapat 145 (39%) tindakan negara yang melibatkan para penyelenggara negara sebagai aktor. Dari 145 tindakan negara , 117 diantaranya merupakan tindakan aktif (by commission) dan 28 diantaranya merupakan tindakan pembiaran (by omission). Termasuk dalam tindakan aktif negara adalah pernyataan-pernyataan pejabat publik yang provokatif dan mengundang terjadinya kekerasan (condoning) atau menjadi justifikasi tindakan kekerasan.[]

DOWNLOAD
Laporan KBB 2012_Kepemimpinan Tanpa Prakarsa_Setara Institute